Bernostalgia lagi dengan novel karangan Habiburrahman El Shirazy, sebuah novel yang sangat hangat dikalangan pecinta novel. Ayat-ayat Cinta, benar sekali, novel yang begitu menginspirasi para pembacanya dan sangat syarat dengan nilai-nilai religius. Banyak hal yang kita dapat tentunya setelah membaca novel ini, pelajaran berharga dari sang penulis untuk menginspiasi banyak orang, melalui lantunan kata-demi kata hingga menghasilkan sebuah cerita yang sangat menarik.
Ini adalah kisah cinta, tapi bukan kisah cinta sekedar kisah cinta yang
biasa, ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup
dengan cara Islami. Fahri Bin Abdullah adalah pelajar dari Indonesia
yang berusaha menggapai gelar masternya di Al-Azhar berurat dengan
berbagai macam target dan kesederhanaan hidup.
Bertahan dengan menjadi penerjemaah buku agama, semua target dijalani Fahri penuh antusias kecuali MENIKAH. Kenapa? karena Fahri adalah laki-laki yang begitu lurus, dia tak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berada dengan makhluk yang namanya perempuan. Hanya sedikit perempuan yang dia kenal. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya. Seperti pindahnya ke Mesir membuat hal itu berubah.
Tersebutlah Maria Grigis, tetangga satu flat yang mengagumi Fahri, dan mengagumi Al-Quran, serta hafal sebagian surat, kekaguman berubah menjadi cinta, sayang cinta Maria hanya tertulis di buku catatan hariannya saja. Nurul adalah seorang gadis dari Indosenia sama halnya dengan Fahri, hanya saja Nurul orang tuanya sangat kaya dan terkenal dengan mempunyai pondok pesantren, Fahri menjadi minder akan kemampuan orangtuanya, Fahri tidak mungkin mencintai Nurul anak ustadz dari Indonesia pemilik pesantren, kemudian Noura adalah gadis mesir yang selalu disiksa oleh ayahnya dan kakanya yaitu Bahadur, karena ayahnya tidak menganggap Noura sebagai anaknya, karena Noura berbeda kulit dengan ayahnya, dia tersiksa dan disebut anak haram dan di jual oleh Bahadur, tetapi Fahri, Maria, dan Nurul Menolongnya.
Atas Kejadian itu, Noura menaruh hati pada Fahri bahkan berlebih, Noura menginginkan Fahri jadi suaminya, tetapi Fahri hanya kasian dan simpati pada kesabaran Noura. Hal tersebut menjadi masalah yang panjang dan sangat tragis, Noura memfitnah Fahri memerkosa Noura, sehingga Fahri dijebloskan kepenjara. Aisah gadis Turki yang tinggal dengan pamannya di Mesir dan kenal Fahri saat di metro.
Saat mewawancara orang Amerika, saat itu Fahri dekat dan ternyata Aisah masih ada keterkaitan dengan guru besar Fahri yaitu Syiakh Utsman dan beliau merencanakan menjodokan Fahri dengan Aisah. Fahri dengan Aisah sama-sama suka dan saling mencintai. Lalu Bagamana bocah desa nan lurus menghadapi semua ini. Siapakah yang dipilih, bisakah semua dalam jalur Islam yang sangat ia yakini?
Bertahan dengan menjadi penerjemaah buku agama, semua target dijalani Fahri penuh antusias kecuali MENIKAH. Kenapa? karena Fahri adalah laki-laki yang begitu lurus, dia tak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berada dengan makhluk yang namanya perempuan. Hanya sedikit perempuan yang dia kenal. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya. Seperti pindahnya ke Mesir membuat hal itu berubah.
Tersebutlah Maria Grigis, tetangga satu flat yang mengagumi Fahri, dan mengagumi Al-Quran, serta hafal sebagian surat, kekaguman berubah menjadi cinta, sayang cinta Maria hanya tertulis di buku catatan hariannya saja. Nurul adalah seorang gadis dari Indosenia sama halnya dengan Fahri, hanya saja Nurul orang tuanya sangat kaya dan terkenal dengan mempunyai pondok pesantren, Fahri menjadi minder akan kemampuan orangtuanya, Fahri tidak mungkin mencintai Nurul anak ustadz dari Indonesia pemilik pesantren, kemudian Noura adalah gadis mesir yang selalu disiksa oleh ayahnya dan kakanya yaitu Bahadur, karena ayahnya tidak menganggap Noura sebagai anaknya, karena Noura berbeda kulit dengan ayahnya, dia tersiksa dan disebut anak haram dan di jual oleh Bahadur, tetapi Fahri, Maria, dan Nurul Menolongnya.
Atas Kejadian itu, Noura menaruh hati pada Fahri bahkan berlebih, Noura menginginkan Fahri jadi suaminya, tetapi Fahri hanya kasian dan simpati pada kesabaran Noura. Hal tersebut menjadi masalah yang panjang dan sangat tragis, Noura memfitnah Fahri memerkosa Noura, sehingga Fahri dijebloskan kepenjara. Aisah gadis Turki yang tinggal dengan pamannya di Mesir dan kenal Fahri saat di metro.
Saat mewawancara orang Amerika, saat itu Fahri dekat dan ternyata Aisah masih ada keterkaitan dengan guru besar Fahri yaitu Syiakh Utsman dan beliau merencanakan menjodokan Fahri dengan Aisah. Fahri dengan Aisah sama-sama suka dan saling mencintai. Lalu Bagamana bocah desa nan lurus menghadapi semua ini. Siapakah yang dipilih, bisakah semua dalam jalur Islam yang sangat ia yakini?
Begitulah Sinopsis novel Ayat-Ayat Cinta. Bagi yang ingin bernostalgia dan belum sempat membaca novelnya bisa download dari sini.
==> Download Novel Ayat-Ayat Cinta

emmm.... novel yang sangat saya suka nih, ceritanya menguras air mata... :(
ReplyDeletethanks for sharingnya mas :)
Iya benar mas, namun penuh dengan pesan moral yang begitu bagus. Sama-sama mas..semoga menghibur.. :)
ReplyDeletewah bisa buat bernostalgia neh, mengenang masa2 indah dulu waktu masih abg, :D
ReplyDeleteBenar mas, walaupun novel ayat-ayat cinta yang ke-2 sudah keluar, namun novel ini bisa untuk bernostalgia.. wah kang maman kwinget jaman dl ini ceritanta :D
Deletenovel keren niih gan,,, sampe di buat filmnya... jadi termehek mehek .. .:D
ReplyDeleteIya mas, novel yang penuh pesan moral.. sebuah karya yang luar biasa.hehe
Delete