Tips dan Strategi Sukses Ujian Nasional

Ujian nasional atau yang sering disebut dengan UN merupakan syarat wajib bagi pelajar dari Sekolah Dasar (SD) hingga jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Sebenarnya tujuan dari pada diadakannya Ujian Nasional, merupakan sebuah upaya dan wahana dalam mengetahui tingkat penguasaan materi pembelajaran yang diperoleh peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran. Kemudian hasil yang diperoleh peserta didik disajikan dalam sebuah nilai. Nilai inilah yang dijadikan acuan dalam mengukur tingkat penguasaan materi peserta didik dan sebagai penentu kelulusan peserta didik.

Materi yang di ajarkan tentunya materi yang bermuara pada ujian nasional yang disesuaikan dengan kompetensi dasar yang beracuan pada Kurikulum yang berlaku yang dikemas sesuai dengan Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional dan Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional. Berhubungan dengan kisi-kisi UN dan SKLUN biasanya disosialisasikan terlebih dahulu oleh pemerintah yang dinaungi oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan Badan Standar Nasional Pendidikan. Kisi-Kisi UN ini yang digunakan sebagai dasar dalam menyusun soal-soal ujian nasional yang akan dikerjakan peserta didik sebagai wahana mengetahui tingkat penguasaan materi pembelajaran yang telah diperoleh.

Pendidik dan peserta didik kiranya harus benar-benar mencermati dan mendalami mengenai kisi-kisi ujian nasional dan SKLUN supaya apa yang telah menjadi acuan yang berupa kisi-kisi bisa disampaikan pendidik kepada peserta didik dan juga bisa sama-sama mempersiapkan secara maksimal dan matang. Berikut Tips dan Strategi Sukses Ujian Nasional agar memperoleh hasil yang maksimal.

1. Menganalisis Materi
Materi yang ada pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL) benar-benar dipelajari dengan sungguh-sungguh, materi tersebut merupakan acuan dalam proses pembuatan soal-soal ujian nasional. Jadi, analisislah materi pembelajaran yang terdapat dalam SKL, dengan menganalisis kita tahu materi yang merupakan dasar pembuatan soal yang kemudian dapat kita pelajari supaya pembelajaran kita terarah.

2. Menganalisis Soal-Soal
Analisislah soal-soal UN yang sering keluar dari tahun ke tahun, kemudian kita pelajari soal mana yang merupakan soal inti yakni soal yang dari tahun ke tahun keluar dan soal transisi atau soal yang jarang keluar atau tidak selalu keluar dalam ujian nasional. setelah soal-soal kita analisis kita memiliki catatan dalam setiap mata pelajaran yang diUNkan mana soal yang sering keluar pada mata pelajaran Matematika atau Bahasa Indonesia dan mata pelajaran lainnya.

3. Rutin Berlatih Soal
Kerutinan berlatih merupakan upaya yang bisa membuat nilai UN peserta didik meningkat, karena dengan rutin berlatih soal peserta didik akan terbiasa menghadapi soal yang serupa sehingga peserta didik tidak kesulitan untuk mengerjakan soal tersebut. Pendidik dapat memanfaatkan soal-soal ujian nasional tahun-tahun sebelumnya sebagai bahan latihan peserta didik, tentunya dengan bimbimngan dari pendidik dalam membahas setiap butir soal sehingga peserta didik dapat lebih mantap dan jika ada yang kurang dimengerti oleh peserta didik, pendidik akan memberikan cara mudah atau membuat peserta didik lebih memahaminya. Perlu diperhatikan bahwa soal-soal ujian nasional sebelumnya tidak jauh berbeda dengan soal ujian nasional yang akan dikerjakan peserta didik di UN tahun ini, soal UN sebelumnya dengan soal yang lebih lama cenderung identik.

4. Kuasai Materi Pembelajarean
Senjata utama dalam mengadapi soal-soal ujian nasional adalah dengan menguasai setiap materi pembelajaran dengan baik, karena apa, karena mau bagaimanapun soal ujian nasional yang keluar jika tidak menguasai materi pelajaran maka peserta didik tidak akan bisa mengerjakannya walupun soal yang keluar ibaratnya berada pada taraf yang sangat mudah. Oleh karena itu, peserta didik wajib menguasai materi pelajaran. Namun, permasalahan yang umum terjadi adalah materi pelajaran yang sangat banyak akan membingungkan peserta didik, lalu bagaimana cara agar apa yang peserta didik pelajari dapat sesuai dengan karakteristik soal ujian nasional?, ya, tentu saja dengan bantuan kisi-kisi UN dan SKLUN, peserta didik fokus terhadap materi yang ada pada kisi-kisi dan SKLUN dengan catatan tidak menyepelekan dan mengesampingkan materi yang lain yang tidak ada dalam kisi-kisi maupun SKLUN, karena antisipasi akan lebih. Alangkah baiknya walaupun tidak masuk dalam kisi-kisi dan SKLUN tetap dikuasai peserta didik, namun fokusnya adalah apa yang ada pada kisi-kisi dan SKLUN.

5. Memanfaatkan Waktu
Waktu yang ditempuh selama mengerjakan UN adalah 120 menit permata pelajaran artinya ada dua jam dalam menyelesaikan soal-soal. Soal-soal UN untuk mata pelajaran Bahassa Indonesia pada tahun 2015 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) ada 50 butir soal, jadi rata-rata waktu untuk mengerjakan setiap butir soal atau satu nomor adalah 120 menit dibagi 50 soal kurang lebih satu soalnya 2,4 menit untuk mengerjakannya. Jadi, kalau bisa kelolalah waktu dibawah 2,4 menit persoal, karena pada akhir pengerjaan peserta didik masih memiliki waktu untuk mengoreksi jawaban atau membaca ulang soal yang dikira masih ragu dalam menjawab.

6. Berlatih Lembar Jawab Komputer
Lembar Jawab Komputer atau LJK merupakan sebuah sarana yang diprogramkan pemerintah dalam menampung jawaban setiap peserta didik, jadi setiap peserta didik akan menjawab soal di Lembar Jawab Komputer. Perlunya sekolah mengadakan pelatihan menjawab dan mengisi Lembar Jawab Komputer adalah guna meminimalis kesalahan yang dilakukan peserta didik, karena kesalahan menjawab, terdapat coretan, kotor, atau sobek maka LJK tidak akan bisa di indeks oleh komputer, hal ini menyebabkan nilai peserta didik yang bersangkutan tidak ada atau hanya menampilkan yang bisa terdeteksi saja oleh komputer. Menanggulangi masalah tersebut memang benar setiap sekolah perlu melakukan pelatihan untuk mengisi lembar Jawab Komputer.

7. Mengikuti Les
Tips yang terakhir yakni peserta didik mengikuti les atau Bimbel baik di luar sekolah maupun di dalam sekolah itu sendiri. Tujuannya sudah sangat jelas untuk menambah kesiapan peserta didik dalam menghadapi Ujian Nasioanal. Guru les atau bimbel akan mengajarkan cara mudah yang tidak di dapatklan di sekolah atau cara mengerjakan soal dengan cepat yang berdampak pada hasil ujian nasional dan berpengaruh juga terhadap waktu pengerjaan. Jika peserta didik semakin cepat mengerjakan dengan didasari oleh kemampuannya yang bisa mengerjakan maka akan ada waktu untuk mengoreksi jawaban yang lainnya.

Demikianlah tadi Tips Dan Strategi Dalam Menghadapi Ujian Nasional, semoga dengan adanya tips dan strategi tersebut pendidik akan semakin mudah dalam mengarahkan, membimbing dan memotivasi peserta didik agar lebih giat belajar. Semoga dapat membantu dan semoga dimudahkan dalam mengerjakan Ujian Nasionalnya. Selamat Ujian Nasional Semoga Lulus dengan Nilai yang Memuaskan.

Salam Guru Ngapak!

Silahkan masukan e-mail Anda sekarang, untuk mendapatkan update artikel terbaru (Gratis!):

Delivered by FeedBurner

21 Responses to "Tips dan Strategi Sukses Ujian Nasional"

  1. Hmm sepertinya okeh juga nih tipsnya bisa dicoba nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih mas, UN SMA sudah dilaksanakan, tgal SMP dan SD, namun yang mendekati UN SMP besok hari senin, semoga yg mengikuti bisa dipermudah..

      Delete
    2. Terimakasih mas, UN SMA sudah dilaksanakan, tgal SMP dan SD, namun yang mendekati UN SMP besok hari senin, semoga yg mengikuti bisa dipermudah..

      Delete
  2. wkwkwk keren banget tips nya :D ntar tak bagi2 sama anak2 deh :v

    ReplyDelete
  3. kalau dulu ane juga menerapkan strategi belajar bersama dengan teman-teman cewek yang cantik gan... biar lebih semangat heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh juga tu gan, buat nambah semangat belajarnya,dan betah pastinya belajar, tp sini maunya kaya gitu, nanti yang cantik-cantik g mau gan.. :D

      Delete
  4. Tentunya untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kita perlu berusaha dengan sungguh - sungguh, juga di sertai dengan do'a :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali mas, ada niat untuk mendapatkan nilai yg baik dan berusaha disertai doa, itu hukumnya wajib. :)

      Delete
  5. Anonymous5/06/2016

    Kalau saya sendiri sih Berdasarkan pengalaman saya Saya lebih suka menyukai mempelajari soal dan melakukan les pelajaran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas heri, ada kecenderungan untuk lebih mengikuti gaya belajar masing-masing yang menimbulkan kenyamanan tanpa adanya paksaan itu lebih baik hasilnya, seperti mas Heri ini, mantap mas komennya. :)

      Delete
  6. memang untuk mendapatkan kesuksesan dalam mengikuti ujian harus kita lalui juga beberapa rintangn seperti yang sdudah dijelaskan diatas ya amng :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekli mas, sebenarnya ditambah kita yakin dengan kemampuan kita, karena apa yang kita pikirkan itulah sebenarnya diri kita sesungguhnya.. :)

      Delete
  7. bener banget gan, kalau saya sendiri sih no4,5,dan 7 sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip mas, intinya memang di beberqpa nomer tersebut, yg lain hanya tambahan agar kita lebih mantap dalam mempersiapkan UN. :)

      Delete
  8. tipsnya bisa saya terapin soalnya taun depan ane un bro
    salam kenal dari simbalisme.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sipp mas, salam kenal juga.. semoga tipsnya bermanfaat gan..dan sukses untuk UNnya.

      Delete
  9. Jadi ingett bgt masa-masa UN. itu waktu waktu yang menegangkan otot, otak dan pernfasan. :D haha
    mas, tipsnya keren nih.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali mbak Rahayu, masa-masa yang penuh perjuangan, belajar dan belajar untuk sebuah kelulusan dan ijazah, wkwk, buat bantu adik2 yg mau menempuh ujian agar bisa memperoleh hasil yang maksimal. Makasih mbak Rahayu :)

      Delete
  10. Udah lama banget gak ngrasain yang namanya UN :D

    ReplyDelete

Terimakasih sudah bersedia berkunjung. Semoga bermanfaat. Silahkan tulis komentar anda di papan komentar. Komentar anda sangat bermanfaat untuk kemajuan artikel-artikel selanjutnya.